HASIL SURVEY KEPUASAN MASYARAKAT TAHUN 2019


Dalam Permenpan No. 14 Tahun 2017 disebutkan bahwa  SKM ini bertujuan untuk mengukur tingkat kepuasan masyarakat sebagai pengguna layanan dan meningkatkan kualitas penyelenggaraan pelayanan publik. Dengan sasaran :
1. Mendorong partisipasi masyarakat sebagai pengguna layanan dalam menilai kinerja penyelenggara pelayanan;
2. Mendorong penyelenggara pelayanan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik;
3. Mendorong penyelenggara pelayanan menjadi lebih inovatif dalam menyelenggarakan pelayanan publik;
4. Mengukur kecenderungan tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan publik.

Kegiatan Pembinaan Depot Air Minum Isi Ulang (DAM)

Wilayah Kerja Puskesmas Demangan Tanggal 5 dan 6 Agustus 2019 olwh Petugas P2PL.

Depot Air Minum Isi Ulang atau disingkat DAM adalah usaha yang melakukan proses pengolahan air baku menjadi air minum dalam bentuk curah dalam bentuk curah dan menjual langsung kepada konsumen. Kecenderungan penduduk untuk mengkonsumsi air minum siap pakai sangat besar sehingga usaha DAM tumbuh subur, sehingga perldilakukan pengawasan dan pembinaan pemilik DAM sekaligus pengawasan kualitas air dari DAM agar selalu aman dan sehat untuk dikonsumsi masyarakat.
Sesuai dengan Permenkes Nomor 429 Tahun 2010 tentang Persyaratan Kualitas Air Minum dan Permenkes Nomor 736 Tahun 2010 tentang Tata Laksana Pengawasan Kualitas Air Minum maka Program Kesehatan Lingkungan Puskesmas Demangan Kota Madiun melakukan Inspeksi dan pengambilan sampel air minum isi ulang di DAM yang ada di wilayah kerja Puskesmas Demangan setiap 3 bulan sekali.
Sampai dengan bulan Agustus 2019, DAM yang sudah dibina dan sudah dilakukan pemeriksaan laboratorium terhadap kualitas air minumnya adalah :

NO Nama DAM Alamat
1 WIJAYA Jl. Salak Taman
2 MULYA MINERAL Jl. Mundu 30 Taman
3 JAMUS Jl. Kemiri 10 Taman
4 ANURAVIT Jl. Kemiri Taman
5 AL BAROKAH Jl. Kampar 29 Taman
6 SUMBER BAROKAH Jl. Serayu 32 Taman
7 WIKA TIRTA Jl. Serayu 24 Taman
8 MITRA TIRTA Jl. Soekarno Hatta Demangan
9 PRISKA Jl. Soekarno Hatta Demangan
10 TIRTA MURNI Jl. Nitinegoro 27 Demangan
11 CAHAYA Jl. Cokrobasonto Josenan
12 JOERDY TIRTA Jl. Pasopati 79 Josenan
13 AKBAR Jl. Cokrobasonto Josenan
14 ATIKA Jl. Condong Campur Josenan
15 AL MUTAQIN Jl. Kalimosodo 54 A Josenan
16 CIKCO TIRTA Jl. Joyodanu 23 Josenan
17 AHSAN TIRTA Jl. Mandiri Demangan
18 AL BAROKAH Jl. Kalimosodo Josenan

PERSYARATAN KUALITAS AIR MINUM
PARAMETER WAJIB
NO JENIS PARAMETER SATUAN KADAR MAKS YANG DIPERBOLEHKAN
1. Parameter yang berhubungan langsung dengan Kesehatan
a. Parameter Mikrobiologis
1) E. Coli Jml/100ml sampel 0
2) Total bakteri Koliform Jml/100ml sampel 0
b. Kimia an-organik
1) Arsen mg/lt 0,01
2) Fluorida mg/lt 1,5
3) Total Kromium mg/lt 0,05
4) Kadmium mg/lt 0,003
5) Nitrit (NO2) mg/lt 3
6) Nitrat (NO3) mg/lt 50
7) Sianida mg/lt 0,07
8) Selenium mg/lt 0,01

Hasil Pemeriksaan Laboratorium dari sampel akan dipasang di masing-masing DAM

Test Rockport Anak SD

Tujuan dilaksanakan kegiatan tes kebugaran dan pemeriksaaan kesehatan ini untuk mengukur tingkat kebugaran jasmani sehingga dapat ditentukan latihan fisik yang sesuai pada masing – masing anak SD. Motode ini bsa dipakai untuk menilai kesanggupan kardiovaskular (olahraga Jantung) saat beraktivitas fisik dengan mengestimasi kepastian aerobic. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 16 Agustus 2019 di Lapangan Kelurahan Pandean.

BIAS CAMPAK DAN SKRINNING 2019

Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) bertujuan untuk memberikan perlindungan bagi anak-anak usia sekolah dasar terhadap penyakit campak.
Kesehatan merupakan salah satu unsur kesejahteraan bagi masyarakat melalui pembangunan kesehatan dengan perencanaan terpadu. Pembangunan kesehatan di Indonesia memiliki beban ganda (double burden), dimana penyakit menular masih masalah karena tidak mengenal batas wilayah administrasi sehingga tidaklah mudah untuk memberantasnya. Dengan tersedianya vaksin mampu mencegah penyakit menular sebagai salah satu tindakan pencegahan yang efektif dan efisien. Pemberian vaksin melalui program imunisasi merupakan salah satu strategi pembangunan kesehatan nasional dalam rangka mewujudkan Indonesia sehat. Program imunisasi mengacu kepada konsep Paradigma Sehat, dimana prioritas utama dalam pembangunan kesehatan yaitu upaya pelayanan peningkatan kesehatan (promotif) dan pencegahan penyakit (preventif) secara menyeluruh, terpadu dan berkesinambungan.

Mengapa pemerintah menyelenggarakan BIAS?

Imunisasi yang telah diperoleh pada waktu bayi belum cukup untuk melindungi terhadap penyakit PD3I (Penyakit Yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi) sampai usia anak sekolah. Hal ini disebabkan karena sejak anak mulai memasuki usia sekolah dasar terjadi penurunan terhadap tingkat kekebalan yang diperoleh saat imunisasi ketika bayi. Oleh sebab itu, pemerintah menyelenggarakan imunisasi ulangan pada anak usia sekolah dasar atau sederajat (MI/SDLB) yang pelaksanaannya serentak di Indonesia dengan nama Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS).

SKRINNING KESEHATAN

Skrining Kesehatan untuk siswa baru Sekolah Dasar (SD)/MI, siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP)/sederajat dan siswa Sekolah Menengah Atas (SMA)/SMK di wilayah kerja Puskesmas Demangan. Kegiatan Skrining Kesehatan ini merupakan upaya pencegahan penyakit (preventif) dengan melakukan penjaringan terhadap anak baru masuk di sekolah. Dengan kegiatan ini, diharapkan petugas dapat mendeteksi secara dini  masalah kesehatan anak sekolah. Petugas akan melakukan beberapa pemeriksaan, diantaranya adalah pemeriksaan tanda-tanda vital, seperti pemeriksaan status gizi dan pemeriksaan kebersihan diri. Selain itu ada pemeriksaan tekanan darah, test buta warna, pemeriksaan gula darah sewaktu, pemeriksaan kesehatan pendengaran, pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut dan pemeriksaan tajam penglihatan.

Kegiatan Bias Campak
Kegiatan skrinning

Bulan Timbang di Bulan Agustus

Vitamin A adalah salah satu vitamin yang berperan penting dalam perkembangan dan kinerja berbagai organ tubuh, seperti mata, kulit, pertumbuhan, dan sistem kekebalan tubuh. Vitamin ini dapat ditemukan dalam berbagai bahan makanan, misalnya hati, susu, keju, yoghurt, telur, melon, mangga, bayam, wortel, serta minyak ikan laut.

Fungsi utama suplemen vitamin A adalah untuk mencegah dan mengobati defisiensi vitamin A. Penderita diabetes, hipertiroidisme dan penyakit hati merupakan contoh orang-orang yang biasanya menderita defisiensi vitamin A. Suplemen vitamin A tersedia dalam berbagai merek yang bisa dibeli secara bebas di apotek.

Untuk memenuhi kecukupan asupan vitamin A nasional, Pemerintah Indonesia menjalankan program pemberian kapsul vitamin A setiap tahun bagi anak usia 6 hingga 59 bulan yang diberikan secara gratis tanpa dipungut biaya. Pemberian kapsul vitamin A diberikan setiap bulan Februari dan Agustus di Puskesmas dan Posyandu. Terdapat dua jenis kapsul, yaitu kapsul biru (dosis vitamin A 100.000 IU) untuk bayi berusia 6 hingga 11 bulan dan kapsul merah (dosis vitamin A 200.000 IU) untuk anak berusia 12 hingga 59 bulan serta ibu dalam masa nifas. Pemberian vitamin dosis tinggi ini dapat mengurangi risiko kematian akibat campak pada anak usia di bawah 2 tahun.

Pada Bulan Agustus ini juga diberikan obat cacing . Pada tingkat SD/MI diberikan obat cacing pada murid setelah mereka sarapan pagi di lakukan pada murid kelas 1 sampai dengan kelas 6 SD, untuk anak umur 12 bulan sampai dengan 5 tahun diberikan di posyandu, paud maupuan taman kanak – kanak.

Kecacingan merupakan masalah kesehatan yang perlu penanganan serius terutama di daerah tropis karena cukup banyak penduduk (utamanya anak-anak) yang menderita kecacingan. Penyakit kecacingan dapat mengakibatkan menurunnya daya tahan tubuh terhadap penyakit dan terhambatnya tumbuh kembang anak karena cacing mengambil sari makanan yang penting bagi tubuh seperti protein, karbohidrat, dan zat besi yang dapat menyebabkan anemia. Hal ini dapat mempengaruhi perkembangan kecerdasan atau intelegensia anak.

Jadi masih mau mikir lagi buat datang ke Posyandu??